Peringatan HKSN dan Hari Disabilitas Internasional 2023, Sekda Sri : Penyandang Disabilitas Juga Berkontribusi Membangun Daerah

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan,  momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan memperingati Hari Disabilitas Internasional 2023 sebagai pengingat semua pihak, siapa saja. Semua memiliki peran dan kesempatan untuk berkontribusi kepada masyarakat, tak terkecuali mereka yang berstatus penyandang disabilitas.

"Bangsa dan negara ini bukan hanya milik masyarakat umum biasa atau yang normal memiliki kelebihan. Tetapi, juga milik mereka yang keterbatasan fisik atau disabilitas. Kita sudah melihat adik-adik yang berprestasi, meski mereka berstatus disabilitas. Tetapi, mereka masih bisa berkreasi dan berprestasi. Artinya, penyandang disabilitas juga bisa berkontribusi untuk membangun bangsa," papar  Sri Wahyuni ketika menghadiri dan menyerahkan hadiah kepada juara dalam rangka Peringatan HKSN dan Hari Disabilitas Internasional 2023, di  Kantor Dinas Sosial Kaltim, Senin (18/12/2023.

Sri Wahyuni menambahkan,  mendukung kreativitas dan kemampuan para penyandang disabilitas. Maka diperlukan dukungan kepada mereka, contohnya ke depan diharapkan ada sebuah pusat pengembangan kapasitas bagi penyandang disabilitas.

"Insyaallah tahun depan sudah dianggarkan dan dibangun. Harapannya, gedung ini sebagai life skillsnya atau wadah mengasah kemampuan kehidupan penyandang disabilitas," tandasnya

Dengan begitu, penyandang disabilitas di Kaltim tidak hanya memiliki tempat untuk berbagi dan bersinergi. Tapi, juga punya keahlian, untuk menggali potensi apa yang mereka miliki. Sehingga, kelak penyandang disabilitas turut berkontribusi bagi bangsa, negara dan daerah.

"Oleh karena itu, kepada Dinas Sosial Kabupaten/Kota se Kaltim juga bisa turut mendukung pembangunan Life Skills Center di daerah masing-masing. Sehingga, ke depan bersama-sama mendorong penyandang disabilitas untuk berkontribusi terhadap bangsa dan negara.

Kondisi ini sebagai bentuk kewajiban perhatian kepada penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Sosial Kaltim H Andi Muhammad Ishak menjelaskan, melalui tema HKSN dan Hari Disabilitas Internasional secara nasional diangkat, yakni bersatu dalam aksi untuk mencapai sustainable development goals (SDGs) dengan semangat kesetiakawanan sosial.

Makna ini sangat dalam, bahwa penyandang disabilitas memang beda tapi jangan dibeda-bedakan.

"Mereka punya kesempatan layaknya masyarakat normal lainnya," pesannya.

Dalam momentum itu, Dinas Sosial telah melaksanakan berbagai lomba-lomba hingga penyerahan sembako 200 paket sembako.

Hadir, Kepala DKP3A Kaltim Hj Noryani Sorayalita, Kepala Diskominfo Kaltim HM Faisal, Kepala DPMPTSP Kaltim Puguh Hardjanto, Kepala Biro Adbang H Irhamsyah dan Perwakilan OPD Pemprov Kaltim. Hadir Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Kaltim Hj Anni Juwairiyah.(mar)